×
====Corporate News
Our Latest News and Blog
Home > News and Blogs > WAVES Magazine KSA > Kenali Komunikasi Para Awak Kapal

Kenali Komunikasi Para Awak Kapal

WAVES Magazine KSA

Kenali Komunikasi Para Awak Kapal

Tahukah kamu, bahwa komunikasi yang baik harus kita kuasai jika kita ingin selamat dalam sebuah pelayaran? Dalam hal ini, untuk menghindari kecelakaan yang terjadi di laut akibat buruknya komunikasi antara satu kapal dengan kapal yang lain, atau antara kapal dengan stasiun pengawas. Oleh karena itu, sebuah komunikasi yang baik tentunya ada bahasa dan cara yang harus digunakan.

Berikut adalah bahasa komunikasi di laut yang secara umum dibagi menjadi dua yaitu :

a). Bahasa Isyarat

Bahasa Isyarat adalah bahasa yang dipergunakan pada saat pengiriman / penerimaan berita yang menggunakan isyarat / kode dan mempunyai arti dan makna tersendiri. Lalu, berkomunikasi dengan bahasa isyarat isyarat dapat dilakukan dengan bendera isyarat, morse bunyi, morse cahaya dan isyarat bunyi.

b). Bahasa Biasa

Bahasa biasa adalah bahasa yang digunakan pada saat berkomunikasi dengan isi berita yang jelas tanpa kode / isyarat sehingga berita yang disampaikan lebih sederhana dan efektif ketika terjadi kesulitan bahasa. Berkomunikasi dengan bahasa biasa dapat dilakukan dengan radio. Isyarat yang harus kita berikan ketika ingin berkomunikasi :

  • YU (Yankee Uniform) = Isyarat- isyarat yang akan dikirimkan berikut ini adalah dalam bahasa isyarat.
  • YZ (Yankee Zulu) = Isyarat-isyarat yang akan dikirimkan berikut menggunakan bahasa biasa.
  • INTERCO = Kata-kata yang akan diucapkan berikut ini adalah dengan bahasa isyarat (Komunikasi dengan radio.
  • ZA = Saya ingin berkomunikasi dengan anda menggunakan bahasa . . . .

Hanya ada 10 bahasa resmi negara untuk berkomunikasi, yaitu dengan beberapa kode radio yang sudah ditetapkan secara standar internasional, yakni;

0 = Belanda,

1 = Inggris,

2 = Perancis,

3 = Jerman,

4 = Yunani,

5 = Italia,

6 = Jepang,

7 = Norwegia,

8 = Russia,

dan 9 = Spanyol.

Melihat hal tersebut, kita bisa mencontohkan sebagai berikut; ZA6 = Saya ingin berkomunikasi dengan anda menggunakan bahasa Jepang. Bagaimana Kawan Bicara? Unik sekali bukan? Lalu, selain radio, apakah ada alat lain untuk berkomunikasi? Seperti yang kamu tahu, laut tidak seperti ruas jalanan darat yang kondisinya bisa diprediksi. Ancaman ombak ganas atau cuaca badai selalu mengintai.

Karena itu, dibutuhkan alat komunikasi yang memadai di kapal. Alat komunikasi membantu Anda tetap terhubung ke pusat untuk memberikan update kondisi dan posisi secara rutin. Kita bisa mencontohkan, misalnya ada bahaya yang mengancam, kita bisa segera meminta bantuan. Setidaknya inilah lima alat komunikasi yang harus selalu tersedia di kapal, seperti;

1). Telegraf

2). Marine VHF Radio

3). Hand-held VHF Radio

4). Telepon Satelit

5). Goliath

Nah, inilah hal dasar bentuk komunikasi serra peralatan yang cocok untuk kamu jika berkesempatan berlayar mengarungi lautan.

TAG :

ptksa, kartika samudra adijaya, tug and barges, floating crane, tanker, shipping company, indonesia, tanker indonesia